Cara Melatih Decision Making di Game

Sebelum mengetahui cara melatih decision making pada sebuah game, ada baiknya Anda mengetahui penjelasannya secara singkat. Jadi, ini merupakan sebuah elemen inti yang dapat mengubah pemain dari penonton, menjadi aktor utama dalam cerita. Secara dasar, hal tersebut telah melibatkan adanya kemampuan dari pemain dalam memilih tindakan terbaik di berbagai opsi. Misal : bagian mengelola sumber daya, menimbang risiko & imbalan, hingga arah narasi. Tujuannya sangat jelas, yakni agar mencapai tujuan tertentu. Untuk lebih jelas, selanjutnya bisa lihat artikel di bawah ini!

Berbagai Cara Melatih Decision Making pada Game

Kurang lebih ada 4 hal yang bisa Anda lakukan, dalam melatih decision making pada sebuah game. Yakni : fokus pada analisis, mempertimbangkan sebuah alternatif, belajar atas setiap kegagalan, dan meningkatkan kesadaran lingkungan. Mengenai hal terakhir, Anda bisa meningkatkan kesadaran untuk memilih memainkan game FPS, RTS, RPG atau justru Board Game Strategis. Kenapa begitu? Karena, hal ini dapat memberikan keputusan atas plus minus dari game itu sendiri.

1. Cobalah  Membuat Strategi dalam Sebuah Permainan

Anda bisa melakukan beberapa cara di dalam membuat strategi pada sebuah game, yakni : 

  • Memilih genre game yang sekiranya tepat. Contohnya : game aksi (FPS/Battle Royale), game real time strategi (RTS), serta RPG. Gunanya untuk melatih perencanaan & manajemen SDM.
  • Membuat latihan layaknya keep away di dalam pertandingan sepak bola. Singkatnya, bisa memilih untuk menggiring/mengoper. Nah, dalam sebuah game bisa memilih menyerang, bertahan, atau bahkan mundur.
  • Mengumpulkan segala jenis informasi yang ada. Caranya tentu saja dengan memindai peta, mengamati pergerakan lawan, juga memahami statistik dasar permainan.
  • Jangan hanya menyediakan 1 opsi, tapi sediakan opsi B dan C. Dimana nantinya berguna untuk opsi/rencana B ‘menyerang’ atau C ‘mundur’.
  • Sebelum benar-benar memutuskan, tolong berpikirlah pada dampak positif dan negatif dari pilihan yang ada. Semisal : “ Kalau nanti si A maju, dia bisa membunuh lawan, tapi enggak ada yang backup dan bisa jadi gagal “. 
  • Teruslah belajar dari kesalahan, nantinya akan ada refleksi baik yang terlihat untuk kemenangan pada game.

2. Melakukan Strategi pada Luar Game

Dalam hal ini, Anda mampu melakukan latihan pada penggunaan strategi luar game dan itu masih sah-sah saja. Nantinya, cara tersebut bisa melatih daya analisis Anda kedepannya dalam game tersebut. Nah, cara yang bisa Anda lakukan adalah dengan cara : 

  • Cobalah untuk memainkan board game strategy. Misalnya : bermain catur maupun game papan lainya. Hal ini tentu saja berguna dalam melatih pengambilan keputusan terstruktur dalam sebuah lingkungan permainan.
  • Menjalankan debat sehat, berguna untuk mengutarakan pendapat dan mendengarkan orang lain. Tentunya bisa mengasah berpikir kritis, serta mempertimbangkannya dari berbagai sudut pandang yang ada.
  • Fokus melihat fakta pada permainan, bukan hanya sebuah asumsi semata. Dengan kata lain, hindari untuk terperangkap pada prasangka & kumpulkan semua data/informasi relevan di dalam game.

Tips tambahan lainnya : Anda bisa mulai berlatih lebih dulu dari yang terkecil. Seperti halnya melatih diri dengan mencoba mengambil setiap keputusan dalam kehidupan sehari-hari. Tapi, keputusannya masih berdasarkan pada permainan yang Anda mainkan ya. Contoh kecilnya: ketika bermain game sendiri, cobalah mengambil keputusan untuk memilih build karakter pada awal/akhir rute. Lalu, coba lihat semua karakter hingga skill. Nantinya Anda bisa melihat mana yang cocok digunakan dan mana tidak. Lalu tidak lupa untuk mengubah perspektif, caranya dengan memainkan peran lain. Contoh : dari seorang pembunuh atau penyerang, menjadi seorang penjaga, medic, dan sejenisnya.